• Park And Ride
  • E-DISHUB - Dinas Perhubungan Kota Surabaya
  • Surabaya Intellegent Transport System
  • UPTD Terminal Joyoboyo

METI KUNJUNGI DISHUB KOTA SURABAYA, BAHAS TEKNOLOGI TRANSPORTASI

Kamis (20/01/2017), Dinas Perhubungan Kota Surabaya menerima kunjungan dari perwakilan Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang (Ministry of Economy, Trade and Industri / METI). Kedatangan METI bertujuan untuk mempelajari sistem teknologi transportasi urban di Indonesia khususnya Kota Surabaya. METI sekaligus memperkenalkan AGT (Automated Guideway Transit), kendaraan otomatis yang berjalan di rel yang memiliki beberapa keunggulan. Pertama rute yang fleksible sehingga memungkinkan untuk dibangun secara elevated di jalan yang sudah ada. Kedua,  struktur jalur yang ramping jika dibandingkan dengan lintasan kereta. Ketiga, bebas macet dan minim terjadi kecelakaan serta tepat waktu karena menggunakan sistem automatic driverless. AGT telah banyak diterapkan di Jepang serta beberapa negara lain seperti Singapore, Korea, Dubai, Hong Kong dan USA. (din)

PINTU LINTASAN WONOKROMO SEGERA DIGESER

Pemindahan palang pintu kereta api di depan RSI Wonokromo segera dimulai. Tahap yang baru dilalui adalah sewa lahan untuk pos palang pintu baru. Palang pintu kereta di lintasan itu akan digeser sekitar 20 meter ke arah selatan. Lahan dilokasi baru tersebut masih milik PT KA. Untuk menggunakannya, pemkot harus membayar sewa kepada PT KA. Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Ir. Irvan Wahyudrajad, M,MT menyatakan, urusan sewa menyewa sudah tuntas. Awalnya ada nilai sewa yang harus dibayar pemkot ke PT KA. Namun, PT KA akhirnya menggratiskan karena penggeseran tersebut untuk kepentingan umum. “Kondisi akan berbeda apabila penggeseran untuk kepentingan bisnis, kata Irvan.

Saat ini proses penggeseran palang pintu masuk tahap lelang. Dishub membutuhkan waktu dua bulan untuk menentukan pemenang lelang tersebut. Setelah muncul nama pemenang perlu waktu dua bulan penyediaan peralatan yang dibutuhkan. Penggeseran di lapangan diperkirakan dimulai pada Juni. Pemindahan akan diawali dengan pembuatan pos baru. Tahap berikutnya, pemindahan perangkat palang pintu ke pos baru tersebut. Bisa jadi, palang pintu itu termasuk yang paling lebar di wilayah Surabaya. Lebarnya 30 meter lebih. Biaya penggeseran menjadi tanggung jawab pemkot. Begitu juga pengelolaannya. Dishub sudah menyiapkan tenaga yang akan bertugas di pos baru tersebut secara bergiliran. (*)

TRAFFIC LIGHT MAYJEN SUNGKONO – BINTANG DIPONGGO MULAI BEROPERASI HARI INI

Kamis (12/01/2017), hari ini Dinas Perhubungan Kota Surabaya mulai mengoperasikan Traffic Light Mayjen Sungkono – Bintang Diponggo Surabaya. Pembukaan simpang ini bertujuan untuk memberikan alternatif akses jalan dari Jl. Mayjen Sungkono menuju utara Jl. Dukuh Kupang yang selama ini melewati simpang TVRI. Selain itu untuk mengatasi bottle neck akibat U-turn Jl. Mayjen Sungkono (Jalan mayor) dengan cara memanfaatkan U-turn pada Jl. Bintang Diponggo (Jalan minor). Hadir dalam kegiatan ini Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Surabaya, Robben Rico, A.Md LLAJ, ST, MM. Uji coba dilaksanakan dengan melakukan rekayasa lalu lintas pada kendaraan yang melewati daerah tersebut. “Kami ingin menghidupkan kembali Jl Bintang Diponggo sebagai salah satu alternatif ke Jl Dukuh Kupang, kedua kami ingin maksimalkan ruang di Jl Mayjen Sungkono dengan menghilangkan antrian akibat U-Turn sehingga bisa lancar”, kata Robben Rico, A.Md LLAJ, ST, MM. Dinas Perhubungan Kota Surabaya melakukan sosialisasi dan uji coba pergerakan dan fase Traffic Light kepada masyarakat selama seminggu, nantinya akan terus dievaluasi. (din)

Facebook FanPage

Dokumentasi Lapangan

Galery Kegiatan

Video Terbaru